Select Page

 

merawat motor matic

 

Cara merawat motor matic saat ini sudah menjadi wawasan yang wajib dipahami semua kalangan. Apalagi mengingat saat ini motor sudah termasuk dalam kebutuhan primer, bukan kebutuhan sekunder lagi. Alasannya karena ia memiliki nilai guna dan sangat dibutuhkan hampir semua kalangan.

Kendati demikian, masih ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik motor matic. Karena menganggap motor matic lebih mudah dirawat, akhirnya banyak juga yang menyepelekan cara merawat motor yang mereka miliki.

Dengan banyaknya pengguna motor matic, kali ini kami akan membagikan tips bagaimana cara merawat motor matic yang benar agar selalu awet. Karena motor matic mudah dioperasikan maka perlu perawatan khusus untuk menjaga motor matic ini tetap awet dan selalu dalam kondisi prima. Mari kita simak ulasan cara merawat motor matic di bawah ini.

1. Ganti Oli Motor Matic Secara Rutin dan Berkala

Untuk menjaga agar motor matic Anda tetap berfungsi dengan baik adalah melakukan pergantian oli mesin secara rutin atau berkala.  Jika Anda sudah melakukan pemakaian motor dengan kecepatan 1500 sampai dengan 2000 km, pergilah ke bengkel resmi terdekat guna mengganti oli pada mesin.

Jika anda sampai lalai melakukan pergantian oli pada mesin, maka elemen yang terdapat di dalam motor Anda akan mengalami kerusakan dan motor bisa saja langsung tidak berfungsi bagaimana semestinya.

2. Hindari Kehabisan Bensin atau Hampir Kosong

Agar motor matic tetap awet, hindari motor matic sampai kehabisan bensin. Jangan sampai motor matic berhenti di jalan karena kamu lupa atau sengaja untuk menunda mengisi bensin. Hal ini dapat membahayakan kondisi mesin motor matic terlebih pada motor matic injeksi.

Salah satu perawatan penting motor jenis ini adalah dengan memastikan bahwa tangki motor selalu dalam posisi terisi bahan bakar. Misalnya, dengan melakukan pengecekan selama dua atau tiga hari sekali jika tangki hampir kosong, maka segeralah untuk diisi ulang.

3. Panaskan Motor Matic Sebelum Digunakan Pagi Hari

Selalu panaskan motor matic anda sebelum akan digunakan. Lakukan hal ini sekitar 5-10 menit sebelum siap dipakai. Mengendarai motor yang belum dipanaskan sama aja dengan membunuh motor secara perlahan.

Selain itu juga, pemanasan juga bertujuan agar oli mesin melumasi seluruh bagian dalam mesin motor, dan juga agar temperatur mesin motor menjadi tetap stabil.

Untuk keamanan, sebaiknya motor dipasang dengan standar tengah saat kick starter.

4. Periksa kondisi aki dan busi Motor

Salah satu penyebab motor Anda tiba-tiba mengalami mogok di tengah jalan adalah karena aki dan busi yang terdapat di dalamnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal itu tentu tidak akan terjadi apabila Anda sering melakukan pengecekan rutin terhadap dua komponen tersebut.

Jika kondisi aki dan busi sudah tidak mumpuni lagi untuk digunakan, belikan sparepart yang sesuai standar dari motormu. Hati-hati dengan spare part yang tidak sesuai, karena dapat merusak motor. Usahakan mencari bengkel dengan reputasi yang baik.

5. Periksa Shockbreaker Motor Matic

Karena motor matic hanya menggunakan satu shockbreaker belakang, kamu juga harus sering mengecek keadaannya. Jika sudah berdecit, itu tandanya oli dari shockbreaker harus segera diganti. Pada umumnya, setiap 10.000 km shockbreaker harus diganti olinya.

Tentu Anda harus benar-benar mengetahui motor sudah dipakai  berapa lama agar tidak terlambat dalam mengganti oli pada bagian ini. Jika bingung, Anda bisa mencatat pola perawatan rutinnya di buku service agar lebih mudah mengetahui jadwal penggantiannya.

6. Kendarai Motor Secara Bijak

Ketika Anda sedang mengendarai motor, lakukanlah dengan cara yang sewajarnya agar motor tetap awet dan berumur panjang. Alangkah baiknya jangan sering menggunakan motor dengan kecepatan di atas rata-rata. Jangan pula sering melakukan pengereman mendadak.

Baca juga : Ini lokasi terbaru untuk perpanjang SIM Motor

Hal itu bisa membuat motor Anda cepat rusak dan  tentu ini akan merugikan. Apalagi jika Anda sedang berada di masa yang sangat butuh dengan kendaraan itu. Maka, sebelum kerusakan terjadi, rawatlah motor Anda sebaik mungkin.

7. Periksa Bagian Vent-Belt dan Roller

Cara merawat motor matic yang selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan pada bagian V- Belt dan Roller. Bagian ini fungsinya sama dengan rantai yang terdapat pada motor manual atau pada motor sport, yakni untuk pengantar daya yang berasal dari dalam mesin.

Bagian ini merupakan bagian yang rentan terkena kotoran, sehingga Anda harus melakukan pengecekan rutin. Jika terdapat bunyi dari bagian ini maka gantilah dengan belt dan roller yang baru.

8. Rajin Cuci Motor

Mungkin terlihat simpel, tapi mencuci motor dengan rutin, dapat mengurangi potensi kerusakan pada motor.

Baca juga : Jangan salah pilih sabun untuk cuci motor

Mencuci motor dapat membuat motor matic kamu kembali seperti baru lagi. Tidak hanya itu, mencuci motor juga membuat komponen di dalam motor matic menjadi lebih awet. Jadi sering-sering bersihin motor kamu ya.

Kesimpulan

Di masa pandemi seperti ini pasti Anda dan keluarga akan jarang bepergian keluar rumah karena harus WFH (work from home), akan tetapi bukan berarti motor matic menjadi tidak terawat. Cara merawat motor matic injeksi ketika berada di rumah  sebenarnya cukup mudah.

Anda hanya perlu memanaskan motor ketika pagi hari. Selain itu memastikannya tetap terisi bahan bakar tentu juga penting sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya.

Menjaga kebersihan motor selama masa pandemi dan mengecek mandiri beberapa komponen umumnya tentu juga tidak kalah penting. Meski Anda sedang bekerja dari rumah, motor akan tetap terawat jika diperhatikan dengan baik. Merawat motor tanpa disadari dapat menghemat banyak pengeluaran yang tidak perlu.